Advertiser

Your Ad Here

Materi Ekonomi Pertanian

PENGANTAR


1. Pengertian Ekonomi Pertanian
Ekonomi Pertanian adalah sosial terapan yang mempelajari bagaimana manusia memilih dan menggunakan pengetahuan teknis dan sumber daya produktif yang langka (tanah, tenaga kerja, modal) untuk menghasilkan produk-produk pertanian dan mendistribusikannya guna memnuhi keubtuhan konsumsi masyarakat secara terus menerus.
• Pengetahuan teknis
• Sumberdaya
• Produksi
• Distribusi
• konsumsi

2. Cakupan Ekonomi Pertanian
Ekonomi Pertanian mencakup analisis ekonomi mikro dan ekonomi makro.
• Ekonomi Mikro
 Hubungan antara faktor produksi dan hasil produksi
 Hubungan antara faktor-faktor produksi
 Hubungan antara beberapa hasil produksi
 Pasar faktor produksi dan hasil-hasil pertanian
 Konsumsi hasil-hasil pertanian
• Ekonomi Makro
 Pendekatan nasional
 Kesempatan kerja
 Konsumsi
 Investasi
 Ekspor-impor

3. Aspek Ekonomi Pertanian
Sejalan dengan arti Ekonomi Pertanian, ada tiga aspek penting dalam ekonomi pertanian yaitu aspek produksi, distribusi, dan pemasaran.

• Aspek Produksi
Mempelajari hubungan input-output, input-input, output-output. Peranan input dari segi macam, ketersediaan, efisiensi penggunaan penting. Karena faktor-faktor ini terjadi senjang produktivitas (yield gap) antara produktivitas yang seharusnya dan produktivitas yang dihasilkan oleh petani. Secara lebih rinci senjang produktivitas terjadi karena:
 Faktor yang sulit untuk diatasi manusia seperti adanya teknologi yang tidak dapat dipindahkan dan adanya perbedaan lingkungan misalnya iklim.
 Karena adanya kendala biologi dan kendala sosial-ekonomi.
 Teknologi yang tidak dapat dipindahkan
 Perbedaan lingkungan
 Kendala Biologi
o Varietas
o Tanaman pengganggu
o Hama dan penyakit
o Masalah tanah
o Kesuburan tanah
 Keadaan Sosek
o Biaya dan penerimaan
o Kredit
o Kebiasaan dan sikap
o Pengetahuan
o Kelembagaan
o Ketidakpastian
o Resiko



Perbedaan Hasil I

Perbedaan Hasil II






Hasil Hasil Hasil
Lembaga Potensial Usaha tani
Eksperimen Usaha tani sesungguhnya

Untuk meningkatkan produktivitas pertanian pemerintah membuat kebijakan untuk merangsang petani berproduksi.
 Kebijakan harga, dengan menetapkan harga dasar.
 Kebijakan non-harga, penyediaan saprodi, penyuluhan, irigasi dan sebagainya.

Efisiensi produksi penting peranannya dalam mencapai produktivitas yang tinggi.
 Efisiensi Teknis
Efisiensi teknis tercapai bila petani mampu mengalokasikan faktor produksi sedemikian rupa sehingga produksi yang tinggi dapat dicapai.
 Efisiensi Harga
Efisiensi harga atau disebut pula sebagai efisiensi alokatif tercapai bila petani mengalokasikan faktor produksi sehingga petani mendapatkan keuntungan yang besar dari usaha taninya.
 Efisiensi Ekonomi
Efisiensi ekonomi tercapai bila petani mampu meningkatkan produksinya dengan tinggi dengan harga faktor produksi yang dapat ditekan serta menjual hasil produksinya pada harga yang tinggi.

Bila petani mencapai efisiensi ekonomi berarti petani mencapai efiesiensi teknis dan efisiensi harga. Bila petani berusaha mencapai efisiensi ekonomi maka produktivitas usaha tani dan keuntungan usahatani akan semakin besar.


Produktivitas



Potensial
Senjang produktivitas
In EH
In ET
Aktual




Input aktual Input maksimum Input


• Aspek Konsumsi
Konsumsi dipengaruhi oleh pendapatan konsumen, harga barang sendiri, harga barang substitusi, harga barang komplementer, jumlah penduduk, selera.

 Pendapatan mencerminkan daya beli konsumen
Pendapatan↑ → daya beli↑ → konsumsi↑

 Harga barang sendiri (Pr)
Pr↑ → konsumsi↓
Konsep elastisitas harga

 Harga barang substitusi (Ps)
Ps↑ → konsumsi BS↓ → konsumsi↑
Konsep elastisitas silang

 Harga barang komplementer (Pk)
Pk↑ → konsumsi BK↓ → konsumsi↓
Konsep elstisitas silang

 Jumlah penduduk
Jumlah penduduk↑ → konsumsi↑
Tingkat pertumbuhan penduduk

 Selera masyarakat
Selera berubah karena perubahan sosial-ekonomi-budaya

• Aspek Pemasaran
Kegiatan membawa barang dari produsen ke konsumen sesuai dengan harga, bentuk, waktu, dan tempat yang diinginkan oleh konsumen.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pemasaran
 Penawaran
o Musiman → fluktuasi harga
o Bulky → biaya transportasi
o Mudah rusak → biaya transportasi, prosesing



 Permintaan
o Hasil pertanian terutama yang berupa bahan makanan permintaannya inelastis. Bila harga, pendapatan berubah jumlah barang yang diminta berubah relatif kecil.
 Bentuk Pasar
o Persaingan → efisiensi bagi produsen dan konsumen
o Monopoli → konsumen dirugikan
o Oligopoli → konsumen dirugikan
o Monopsoni → produsen dirugikan
o Oligopsoni → produsen dirugikan
 Faktor eksternal
o Peraturan pemerintah
o Bencana alam
o Perubahan iklim

4. Agribisnis
Pertanian yang berorientasi pada pendapatan atau pasar. Meliputi berbagai kegiatan yang kompleks.




















5. Peranan Pertanian dalam Pembangunan Ekonomi
 Penyumbang PDB
 Pemasok bahan makanan
 Penyedia lapangan kerja
 Penghasil devisa
 Pasar hasil-hasil industri



PEKERJAAN RUMAH

1. Apa yang dipelajari oleh Ekonomi Pertanian?
2. Faktor-faktor apa yang menyebabkan hasil usahatani lebih rendah dari yang seharusnya?
3. Apa yang dimaksud dengan inefisiensi teknis dan inefisiensi harga?
4. jelaskan karakterisitik dari penawaran hasil pertanian!
5. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan hasil pertanian!
6. Jelaskan cakupan kegiatan Agribisnis!
Label: edit post
0 Responses

Posting Komentar